Dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia Pemerintah melalui Bappenas telah menetapkan kriteria kemiskinan sebagai panduan/ acuan penetapan Rumah Tangga yang masuk dalam Rumah Tangga Miskin.
Kriteria atau kategori Rumah Tangga oleh Bappenas dibagi kedalam :
- sangat miskin ;
- miskin ;
- hampir miskin.
- miskin ;
- hampir miskin.
Rumah Tangga Sasaran (RTS) adalah Rumahtangga Miskin yang berhak menerima program perlindungan sosial dari pemerintah baik itu Raskin, Jamkesmas, Bos, dll, adapun kriteria kemiskinan itu adalah :
Kriteria Kemiskinan Mikro Variabel Non-Monetary :
1. Luas lantai per anggota rumah tangga/keluarga (< 8m²)
2. Jenis lantai rumah Tanah/papan/kualitas rendah
3. Jenis dinding rumah Bambu, papan kualitas rendah
4. Fasilitas tempat buang air besar (jamban) Tidak punya
5. Sumber air minum Bukan air bersih
6. Penerangan yang digunakan Bukan listrik
7. Bahan bakar yang digunakan Kayu/arang
8. Frekuensi makan dalam sehari Kurang dari 2 kali sehari
9. Kemampuan membeli daging/ayam/susu dalam seminggu Tidak
10. Kemampuan membeli pakaian baru bagi setiap ART Tidak
11. Kemampuan berobat ke puskesmas/poliklinik Tidak
12. Lapangan pekerjaan kepala rumah tangga Petani gurem, nelayan, pekebun
13. Pendidikan kepala rumah tangga Blm pernah sekolah/Tidak tamat SD
14. Kepemilikan aset/barang berharga minimal Rp. 500.000,- Tidak ada
2. Jenis lantai rumah Tanah/papan/kualitas rendah
3. Jenis dinding rumah Bambu, papan kualitas rendah
4. Fasilitas tempat buang air besar (jamban) Tidak punya
5. Sumber air minum Bukan air bersih
6. Penerangan yang digunakan Bukan listrik
7. Bahan bakar yang digunakan Kayu/arang
8. Frekuensi makan dalam sehari Kurang dari 2 kali sehari
9. Kemampuan membeli daging/ayam/susu dalam seminggu Tidak
10. Kemampuan membeli pakaian baru bagi setiap ART Tidak
11. Kemampuan berobat ke puskesmas/poliklinik Tidak
12. Lapangan pekerjaan kepala rumah tangga Petani gurem, nelayan, pekebun
13. Pendidikan kepala rumah tangga Blm pernah sekolah/Tidak tamat SD
14. Kepemilikan aset/barang berharga minimal Rp. 500.000,- Tidak ada
Variabel Kemiskinan Mikro Kaitan dengan Garis Kemiskinan :
1. Luas lantai per anggota rumah tangga/keluarga
2. Jenis lantai rumah
3. Jenis dinding rumah
4. Fasilitas tempat buang air besar (jamban)
5. Sumber air minum Pengeluaran untuk air minum
6. Penerangan yang digunakan Pengeluaran perumahan
7. Bahan bakar yang digunakan Pengeluaran untuk bahan bakar
8. Frekuensi makan dalam sehari Asupan energi 2.100 kkal/hari
9. Kemampuan membeli daging/ayam/susu dalam seminggu Pengeluaran bahan makanan
10. Kemampuan membeli pakaian baru bagi setiap ART Pengeluaran untuk pakaian
11. Kemampuan berobat ke puskesmas/poliklinik Pengeluaran perawatan kesehatan
12. Lapangan pekerjaan kepala rumah tangga
13. Pendidikan kepala rumah tangga
14. Kepemilikan aset/barang berharga minimal Rp. 500.000,-
1. Luas lantai per anggota rumah tangga/keluarga
2. Jenis lantai rumah
3. Jenis dinding rumah
4. Fasilitas tempat buang air besar (jamban)
5. Sumber air minum Pengeluaran untuk air minum
6. Penerangan yang digunakan Pengeluaran perumahan
7. Bahan bakar yang digunakan Pengeluaran untuk bahan bakar
8. Frekuensi makan dalam sehari Asupan energi 2.100 kkal/hari
9. Kemampuan membeli daging/ayam/susu dalam seminggu Pengeluaran bahan makanan
10. Kemampuan membeli pakaian baru bagi setiap ART Pengeluaran untuk pakaian
11. Kemampuan berobat ke puskesmas/poliklinik Pengeluaran perawatan kesehatan
12. Lapangan pekerjaan kepala rumah tangga
13. Pendidikan kepala rumah tangga
14. Kepemilikan aset/barang berharga minimal Rp. 500.000,-
Catatan :
variabel 1 s.d 3 dpt juga digunakan menilai Rumah Tangga Miskin yg menyewa rumah yaitu utk menghitung Kualitas rumah yang ditempatidan sewa yang dibayar
Kemiskinan Mikro
Kriteria Kemiskinan
1. Sangat miskin = terpenuhi 14 variabel
2. Miskin = terpenuhi 11 – 13 variabel
3. Hampir miskin = terpenuhi 9 - 10 variabel
4. Tidak miskin = terpenuhi 0 - 8 variabel
1. Sangat miskin = terpenuhi 14 variabel
2. Miskin = terpenuhi 11 – 13 variabel
3. Hampir miskin = terpenuhi 9 - 10 variabel
4. Tidak miskin = terpenuhi 0 - 8 variabel
Namun....pengalaman kita2 di lapangan selama ini dalam menangani program pengentasan kemiskinan, kriteria ini sulit di terapkan di Kalimantan Barat, jika diterapkan maka jumlah Rumah Tangga Miskin Kalimantan Barat akan turun secara drastis.
Dalam tiap rapat koordinasi lintas pelaku dan saat bertemu dgn masyarakat, LSM mengusulkan agar kriteria kemiskinan daerah di tetapkan sesuai dgn kondisi daerah masing2 dengan Peraturan Daerah; cuma kendalanya pendanaan untuk pendataan, daerah masih sangat tergantung dengan pemerintah pusat dalam hal finansial/ fiskal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
gimana?